Pagi di Pajam. Mungkin karena kelelahan, waktu Subuh kami bangun untuk sholat, habis itu tidur lagi hehe. Namun, Haha dan Alfi memutuskan untuk jalan-jalan pagi mengitari Dusun Palea. Mereka menjumpai warga yang beraktivitas pagi hari, mulai dari hanya duduk santai, membuka toko, membuat api, membuat kasuami, dan lain-lain. Juga mengamati keberadaan warung, counter pulsa, bangunan SD dan SMP, Benteng Kamali, sekretariat tenun ikat Djalima, rumah tenun modern, dan masjid. Kebanyakan warung disini merupakan toko kelontong yang menjual bahan kering, tentu saja tidak selengkap toko kelontong di Jawa. Counter pulsa disini pun hanya menjual pulsa saja, tidak menjual kartu perdana. Bangunan SD dan SMP sudah permanen dengan sarana prasarana dan tingkat keamanan yang kurang memadai. Benteng Kamali merupakan “keraton” yang sakral dan tidak boleh dimasuki oleh masyarakat umum sembarangan. Rumah tenun berupa dua macam yaitu modern dan tradisional. Sepanjang jalan berjumpa dengan pohon nangka y...
Random Thoughts | Views and Expresses are My Own