Skip to main content

Mars STM Pembangunan

Lagu ini pertama saya dengar pada saat MOS. Sebagai siswa baru, tentu bergumam “lagu apa sih?”. Saya juga. Karena pada saat saya MOS, sekolah saya berstatus SBI, jadilah pengantar MOS pakai Bahasa Inggris. Penjelasan apa makna lagu ini tak sedikitpun saya dapat. Namun mendengar lagu ini membuat kesan sarat akan makna, keramat, sakral atau perasaan lain semacam itu. Karena dinyanyikan di saat saya masuk Stemba (MOS) dan keluar dari Stemba (wisuda). Setelah saya browsing, dan mendapatkan info yang cukup lengkap dari http://arie5758.blogspot.co.id/ , saya pikir ada benarnya untuk berbagi tentang Mars STM Pembangunan.

Jadi sejarahnya seperti ini,
Dalam rangka memperingati Lustrum Pertama STM Pembangunan Yogyakarta mengadakan Lomba Cipta Lagu Mars dan Logo STM Pembangunan. Hasil lomba lagu dipilih lagu mars ciptaan Sudarto untuk direvisi dan dijadikan sebagai Lagu Mars STM Pembangunan Yogyakarta. Berikut ini adalah copy SK Dewan juri Lomba Cipta Lagu Mars STM Pembangunan Yogyakarta :
sk
mars1
Pada saat upacara bendera hari Senin, 19 Januari 1976, di lapangan STM Pembangunan Yogyakarta, Kepala Sekolah
Drs. Soetarman selaku Pembina Upacara menyampaikan amanat, diantaranya sebagai berikut:
“Dalam wisuda pertama lulusan STM Pembangunan seluruh Indonesia di Gedung Convention Hall Jakarta, wakil dari STM Pembangunan Yogyakarta mendapat kehormatan tampil menyanyikan Lagu Mars STM Pembangunan dipimpin oleh Sentot dari jurusan Kimia. Penampilan koor Mars STM Pembangunan tersebut mendapat sambutan meriah dari seluruh hadirin, dan applause dari bapak Menteri. Acara wisuda itu dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya, para pimpinan perusahaan, utusan dari kelima STM Pembangunan (Yogya, Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Pekalongan), dan tamu undangan lainnya.”
Kepala sekolah juga menerangkan, bahwa sejak saat itu Lagu Mars STM Pembangunan ciptaan Sudarto ditetapkan sebagai Lagu Mars STM Pembangunan seluruh Indonesia yang meliputi 5 sekolah, yaitu:
  1. STM Pembangunan Jakarta.
  2. STM Pembangunan Yogyakarta.
  3. STM Pembangunan Surabaya.
  4. STM Pembangunan Semarang.
  5. STM Pembangunan Pekalongan.
“…terima kasih kepada saudara Sudarto kelas IV Geologi Tambang…” ucap Drs. Soetarman menutup amanat, dan disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta upacara.
(sumber: Buku Harian Sudarto)
Teks lagu tersebut digandakan dan dibagikan pada perayaan HUT ke 1 STM Pembangunan Yogyakarta, dan juga dibagikan pada hadirin dalam wisuda pertama lulusan STM Pembangunan di Gedung Conventional Jakarta.
Nah… begitulah sejarahnya, dari Stembayo untuk seluruh Stemba di Indonesia. Semoga menjadi pengetahuan tersendiri bagi para alumni Stemba yang membaca tulisan ini.
Lirik lagunya kurang lebih seperti ini :
Seiring derap pembangunan
Tingkatkan mutu pendidikan
Perintis STM Pembangunan
Menuju cita-cita
Siap mengabdi kepada nusa, bangsa, dan negara
Indonesia tercinta
Indonesia nan jaya
Melihat sejarah di atas, Stembatema ternyata belum ikut andil hehe, mungkin masih belum terbentuk saat itu. Dan sayangnya, saya juga tidak punya dokumentasi apapun tentang Mars Stemba. Setelah browsing, berikut saya sertakan link video Mars Stemba meskipun kurang jelas hehe.
Lirik lagunya kurang lebih seperti ini :
Seiring derap pembangunan
Tingkatkan mutu pendidikan
Perintis STM Pembangunan
Menuju cita-cita
Siap mengabdi kepada nusa, bangsa, dan negara
Indonesia tercinta
Indonesia nan jaya
Semoga bermanfaat :)

Comments

Popular posts from this blog

Keterima GT/MT Sinarmas Forestry

Keterima Seleksi Sinarmas Forestry  How’s your post-college life? Seems suck, isn’t it? Be calm, thing takes time.  Penting banget buat menentukan (prioritas) tujuan akan kemana kita setelah lulus, bahkan sebaiknya dipikirkan sebelum lulus itu sendiri. Tujuan jangka pendek, menengah, pun panjang. Disusun detil lebih baik, tapi kalau berat ya yang kasar dulu aja. Paling tidak sedikit mengurai keruwetan atas pikiran kita sendiri.  Buatt aku, bergabung dengan Sinarmas Forestry menjadi baby step untuk tujuan jangka menengah. Jadilah aku daftar. So, tentukan tujuan dulu ya sebelum mendaftar! 1. Daftar di Platform Jobseeker  Waktu itu aku daftar sebagai Graduate Trainee/GT (semacam MT) melalui jobstreet.  Sebelum apply:  a. Cek kelengkapan profil, posisi terakhir/pengalaman usahakan relate dengan sinarmas forestry. Bisa Bahasa Indonesia atau Inggris, yang penting konsisten dan bisa dipertanggungjawabkan.  b. Baca requirement dan job description, kalo ga coco...

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi Disclaimer: personal and random thoughts dan ga penting ehehe Hah? Kok bisa? Aneh banget. Orang mah lupa nyetekin cooking di rice cooker. Kebangetannnn!!! Begitulah komentar teman-temanku saat mengetahui tindakanku. Dipikir-pikir, bisa-bisanya lupa nambahin air? Trus mau masak apa? Nasi tu ya beras plus air! Mau manasin beras? Jemur aja! Ini masak buat burung apa gimana? Terbayang kekesalan teman(-teman)ku pada laper banget, terus mempercayakan soal nasi padaku, trus ternyata ga jadi nasi. Wkwkwk beribu maaf πŸ™‡πŸ» Hingga pada suatu sepertiga malam, aku mau sahur. Agenda sahur itu terdiri dari baca doa bangun tidur, masak nasi, sholat, masak lauk, makan minum, sikat gigi, dan sholat. First thing first, menanaklah nasi. Blablabla prosesi memasak nasi dimulai, dan berakhir pada bunyi klik di rice cooker. Ahh selesai, bisa ditinggal kegiatan lain. Kupercayakan nasiku pada rice cooker.  Aku sholat dengan tenang. Selesai sholat, kubayangkan mau masak lauk....

Mongkog Atine Nalika Riyaya

Sebagai orang kampung yang bekerja di Ibukota, saya tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia ketika masyarakat akhirnya diizinkan untuk mudik dengan cuti yang cukup panjang. Dua tahun kemarin menjadi tahun tersedih karena tidak bertemu dengan keluarga di kampung halaman, dan lebaran tahun ini sepertinya menjadi ajang balas dendam setelah dua tahun absen. Orang-orang keranjingan pulang kampung demi melakukan banyak hal di kampung. Saking semangatnya mudik, saya sudah menanyakan tiket kepada teman saya yang bekerja di agen perjalanan jauh-jauh hari sebelum Ramadhan, bolak-balik membeli beberapa barang di Pasar Tanah Abang, dan tentu saja mengumumkan kepulangan saya kepada Ibu, Bapak, Mas, Mba, adik-adik, keponakan-keponakan, dan Simbah saya. Maaf, saya norak banget, karena sesenang itu bisa mudik, huhuhu. Sebagai bekal, sebagaimana lebaran pada umumnya, lini masa sosial media saya dipenuhi beragam daftar hal-hal yang perlu disiapkan sebelum berlebaran di kampung. Tidak lupa perta...