Skip to main content

Menjadi Dewasa

Apakah perlu hitungan angka untuk menjadi orang dewasa?
Apakah perlu ukuran dimensi untuk menjadi orang dewasa?
Apakah memiliki banyak ilmu cukup untuk menjadi dewasa?
Apakah memiliki banyak amal cukup untuk menjadi dewasa?
Apakah harus selalu beban lebih yang menjadikan orang semakin dewasa?
Apakah harus selalu pengalaman lebih yang menjadikan orang semakin dewasa?
Apakah memiliki rasa menghargai itu kewajiban orang dewasa?
Apakah memiliki rasa bodo amat itu hak orang dewasa?
Apakah pemikiran rumit adalah tanda orang dewasa?
Apakah pemikiran sederhana adalah tanda orang dewasa?
Apakah mengingatkan perlu bagi orang dewasa?
Apakah memaklumi perlu bagi orang dewasa?
Apakah memberi lebih penting daripada menerima bagi orang dewasa?
Apakah menerima lebih penting daripada menuntut bagi orang dewasa?
Apakah berpikir jauh ke depan itu pemikiran orang dewasa?
Apakah belajar dari perjalanan itu pemikiran orang dewasa?
Apakah dilarang kekanakan ketika sudah dewasa?
Apakah diminta menua ketika belum dewasa?
Apakah memunculkan suatu perbedaan dilarang bagi orang dewasa?
Apakah menerima sebuah kesamaan diharuskan bagi orang dewasa?
Apakah tutur kata yang menenangkanlah yang harus lahir dari orang dewasa?
Apakah tingkah laku yang santunlah yang harus lahir dari orang dewasa?
Apakah pertanyaan “mengapa” menjadi lebih penting daripada “bagaimana” bagi orang dewasa?
Apakah pertanyaan “mengapa” lebih penting daripada “apa” ataupun “siapa” bagi orang dewasa?
Apakah dewasa adalah sebuah perjalanan?

Selamat mendefinisikan!

Comments

Popular posts from this blog

Keterima GT/MT Sinarmas Forestry

Keterima Seleksi Sinarmas Forestry  How’s your post-college life? Seems suck, isn’t it? Be calm, thing takes time.  Penting banget buat menentukan (prioritas) tujuan akan kemana kita setelah lulus, bahkan sebaiknya dipikirkan sebelum lulus itu sendiri. Tujuan jangka pendek, menengah, pun panjang. Disusun detil lebih baik, tapi kalau berat ya yang kasar dulu aja. Paling tidak sedikit mengurai keruwetan atas pikiran kita sendiri.  Buatt aku, bergabung dengan Sinarmas Forestry menjadi baby step untuk tujuan jangka menengah. Jadilah aku daftar. So, tentukan tujuan dulu ya sebelum mendaftar! 1. Daftar di Platform Jobseeker  Waktu itu aku daftar sebagai Graduate Trainee/GT (semacam MT) melalui jobstreet.  Sebelum apply:  a. Cek kelengkapan profil, posisi terakhir/pengalaman usahakan relate dengan sinarmas forestry. Bisa Bahasa Indonesia atau Inggris, yang penting konsisten dan bisa dipertanggungjawabkan.  b. Baca requirement dan job description, kalo ga coco...

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi Disclaimer: personal and random thoughts dan ga penting ehehe Hah? Kok bisa? Aneh banget. Orang mah lupa nyetekin cooking di rice cooker. Kebangetannnn!!! Begitulah komentar teman-temanku saat mengetahui tindakanku. Dipikir-pikir, bisa-bisanya lupa nambahin air? Trus mau masak apa? Nasi tu ya beras plus air! Mau manasin beras? Jemur aja! Ini masak buat burung apa gimana? Terbayang kekesalan teman(-teman)ku pada laper banget, terus mempercayakan soal nasi padaku, trus ternyata ga jadi nasi. Wkwkwk beribu maaf 🙇🏻 Hingga pada suatu sepertiga malam, aku mau sahur. Agenda sahur itu terdiri dari baca doa bangun tidur, masak nasi, sholat, masak lauk, makan minum, sikat gigi, dan sholat. First thing first, menanaklah nasi. Blablabla prosesi memasak nasi dimulai, dan berakhir pada bunyi klik di rice cooker. Ahh selesai, bisa ditinggal kegiatan lain. Kupercayakan nasiku pada rice cooker.  Aku sholat dengan tenang. Selesai sholat, kubayangkan mau masak lauk....

Mongkog Atine Nalika Riyaya

Sebagai orang kampung yang bekerja di Ibukota, saya tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia ketika masyarakat akhirnya diizinkan untuk mudik dengan cuti yang cukup panjang. Dua tahun kemarin menjadi tahun tersedih karena tidak bertemu dengan keluarga di kampung halaman, dan lebaran tahun ini sepertinya menjadi ajang balas dendam setelah dua tahun absen. Orang-orang keranjingan pulang kampung demi melakukan banyak hal di kampung. Saking semangatnya mudik, saya sudah menanyakan tiket kepada teman saya yang bekerja di agen perjalanan jauh-jauh hari sebelum Ramadhan, bolak-balik membeli beberapa barang di Pasar Tanah Abang, dan tentu saja mengumumkan kepulangan saya kepada Ibu, Bapak, Mas, Mba, adik-adik, keponakan-keponakan, dan Simbah saya. Maaf, saya norak banget, karena sesenang itu bisa mudik, huhuhu. Sebagai bekal, sebagaimana lebaran pada umumnya, lini masa sosial media saya dipenuhi beragam daftar hal-hal yang perlu disiapkan sebelum berlebaran di kampung. Tidak lupa perta...