Skip to main content

Menang LKS SMK! Sebuah Kisah

LKS

Yes, aku anak SMK. Tepatnya SMKN 1 Temanggung (STM Pembangunan), Jawa Tengah, program studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP). Sekolahku merupakan sekolah program 4 tahun, 1 dari 9 yang ada di Indonesia. Katanya, kalau lulus setara dengan lulusan D1 tapi tidak berlaku untuk perguruan tinggi.
LKS (Lomba Kompetensi Siswa) merupakan ajang kompetisi ilmiah individu paling bergengsi bagi siswa/i SMK yang diselenggarakan olek Direktorat Pendidikan SMK di bawah Kementerian Pendidikan. Di dunia LKS SMK, nama SMKN 1 Temanggung tidak asing lagi dan cukup diperhitungkan baik dalam program studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP), Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), maupun Kimia Analis (KA). Mirip dengan nama program studi, mata lomba di LKS SMK menggunakan nomenklatur dalam bahasa Inggris. Waktu itu (2013-2014), prodi TPHP mengikuti mata lomba Post Harvest Technology. Idealnya, LKS dilaksanakan secara bertahap dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, kemudian internasional.

Persiapan

Seleksi LKS diawali dari tingkat sekolah pada saat kami kelas 2. Tahapan seleksi meliputi tes tertulis, presentasi dengan Bahasa Inggris dan praktik, menggunakan sistem gugur. Materi tes tertulis meliputi mata pelajaran dari kelas 1-3. Peserta yang lolos passing grade, lanjut ke seleksi presentasi. Materi presentasi ditentukan oleh pihak sekolah, dengan guru program studi sebagai jurinya. Dari seleksi presentasi tersebut, diambil 3 orang untuk lanjut ke seleksi praktik pengolahan dan analisis mutu. Produk yang dibuat pada saat praktik dan analisis mutunya, menyesuaikan dengan tema LKS saat itu. Pada tahap ini, praktik dilakukan lebih dari satu kali untuk produk setengah jadi, produk akhir, dan pembuatan laporan. Selesai semua tahapan, hasil akhir diumumkan oleh sekolah dengan sistem ranking dari tes tertulis, presentasi, praktik pengolahan, dan laporan. Hasil tersebut juga sekaligus merupakan hasil seleksi tingkat kabupaten, karena kami satu-satunya sekolah yang mengikuti mata lomba Post Harvest Technology. Jadi beberapa minggu kemudian, kami mendapatkan trofi dari bupati (seolah cuma-cuma) hehe.
Dari sini, persiapan LKS benar-benar digodok secara matang. Karena yang akan dihadapi adalah LKS tingkat provinsi, maka persiapan dilakukan dengan acuan sistem pelaksanaan LKS tahun tersebut. Sebagai gambaran, ketentuan LKS provinsi mata lomba Post Harvest Technology saat itu adalah pembuatan tepung kacang merah (intermediate product) dan mi kacang merah (final product). Ini akan dilaksanakan oleh seluruh peserta, yang membedakan adalah persentase penggunaan tepung kacang merah untuk mi kacang merah. Setiap peserta diberi kebebasan untuk berkreasi, tentu dengan justifikasi ilmiah.
LKS provinsi dilaksanakan selama 3 hari dengan rangkaian acara kurang lebih seperti ini:
1.        Administrasi, penyerahan makalah dan tes tertulis.
2.       Pengolahan intermediate product, final product, analisis mutu (protein total metode Kjeldahl dan kadar air) dan penyusunan laporan.
3.       Presentasi (pemaparan materi dan tanya jawab), penutupan dan pengumuman.
Nah, persiapan sebelum lomba dilakukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan tersebut. Persiapannya meliputi penyusunan makalah, pembekalan teori tes tes tertulis, praktik pengolahan intermediate product dan final product, analisis mutu, penyusunan laporan dan latihan presentasi. Sekolah memfasilitasi bimbingan intensif dengan guru, penyediaan buku pendukung, trial di laboratorium, dan magang di industri dan perguruan tinggi, pembuatan kemasan dan latihan presentasi serta tanya jawab dengan pendampingan plus dari guru Bahasa Inggris. Semua latihan tersebut dilakukan terjadwal dan penuh pengawasan selama 2-3 bulan. Output dari itu semua adalah kesiapan fisik dan mental perwakilan sekolah.
Hal yang bisa dilakukan selama persiapan:
1.         Cari referensi makalah
2.         Susun makalah sebaik mungkin
3.         Pelajari teori Post Harvest Technology
4.         Buat daftar alat dan bahan
5.         Buat cara kerja dan simulasi manajemen waktu agar efektif dan efisien
6.         Pelajari teknis pralomba, saat lomba, dan pascalomba
7.         Buat analisis biaya
8.         Buat template laporan pengolahan dan analisis mutu
9.         Buat desain kemasan beserta label sesuai dengan kaidah packaging yang menarik dan ergonomis
10.     Buat slide powerpoint
11.     Siapkan naskah presentasi
12.     Buat daftar pertanyaan yang berpotensi muncul saat presentasi
13.     Sediakan salinan makalah, powerpoint, dan dokumentasi
It was totally tiring yet fun!

LKS Provinsi

LKS Provinsi tahun 2013 dilaksanakan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto selama 3 hari dengan susunan acara seperti di atas. Sistem lombanya berdasarkan skor per sesi, kemudian di-ranking untuk penentuan juara 1 yang akan mewakili provinsi ke tingkat nasional.
Juri lombanya ada 3 orang yaitu akademisi (dosen Unsoed), praktisi industri, sama 1 lagi lupa maaf. Mereka menilai peserta dari pengamatan langsung pada saat praktikum, dan tidak jarang tanya langsung pada saat processing, juga dari hasil akhir.
A.  Sebelum berangkat, pastikan makalah, materi, dresscode serta semua bahan dan alat yang diperlukan namun belum disediakan oleh panitia, dibawa semua.
B.       Saat tes tertulis, usahakan fokus, jawab dengan tepat, dan gunakan waktu semaksimal mungkin.
C.       Saat pengolahan dan analisis mutu, beberapa tips yang bisa dicoba antara lain:
1.         Utamakan K3LH dan GMP
2.         Jaga sikap dan sportivitas
3.         Kerja efektif dan efisien
4.         Jika ada juri bertanya, jawab dengan yakin dan impresif (boleh in English)
5.         Buat tampilan produk semenarik mungkin dan ergonomis
6.         Presentasikan hasil produk dengan singkat dan menarik
7.         Susun laporan dengan singkat, padat, jelas dan rapi
D.      Saat presentasi, beberapa tips yang bisa dicoba antara lain:
1.         Susun materi maksimal 10 slide mencakup latar belakang hingga kesimpulan (in English)
2.         Gunakan tampilan slide yang jelas
3.         Usahakan berpenampilan rapi dan menarik
4.         Gunakan waktu dengan efektif dan efisien
5.         Pelajari penyampaian presentasi yang powerful (in English)
6.         Jawab pertanyaan juri dengan tenang, to the point, dan yakin

Dah selesai?
You have done your best. Let God surprise you!

LKS Nasional

Persiapan LKS Nasional pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan LKS provinsi. Karena tema LKS Nasional berbeda dengan LKS Provinsi, maka isi makalah, pengolahan dan analisis mutu, serta presentasinya akan berbeda. Perlu diketahui bahwa pada LKS Nasional tidak terdapat tes tertulis (sistemnya mungkin berbeda tiap tahun). Pada tahun 2014, tema LKS Nasional adalah pembuatan tahu dengan substitusi kacang hijau (intermediate product), final product, analisis mutu (protein terlarut metode spektrofotometri dan kadar air). Pelaksanaannya waktu itu di komplek stadion dan wisma atlet Jakabaring, Palembang.
Rangkaian acara intinya 2 hari terdiri dari:
  •         Pengolahan intermediate product, final product, dan analisis mutu
  •         Presentasi

Secara waktu, pelaksanaan LKS Nasional lebih selow, rentan dengan perubahan, banyak waktu luang untuk jalan-jalan hehe.
Persiapannya pra hingga pasca acara sama ya bro dan sist!

Side Story

Ikut LKS ini barangkali jadi cerita sekali seumur hidup. Jadi jangan sia-siakan momen yaaa! Di sela-sela keseriusan menghadapi lomba, cari pengalaman lain seperti:
1.         Berdoa dan berbuat baik kepada siapapun.
2.         Minta maaf dan doa dari orang tua, guru, siapapun.
3.      Temukan orang-orang dengan positive vibes yang mendukung penuh kegiatan, dan jadi tempat berkeluh kesah.
4.  Networking sesama peserta atau sesama kontingen. Simpan kontaknya dan jaga terus hubungannya. Percayalah suatu saat berguna. Aku pernah ditampung sama teman LKS waktu transit lama di bandara Makassar. Temenku, menemukan jodohnya sesama kontingen Jawa Tengah saat LKS Nasional. Tidak ada ruginya membangun jejaring.
5.        Mampir ke tempat wisata di sekitar, kenali masyarakatnya, dan cicipi kulinernya. Beuhhh!
6.        Ambil dokumentasi. Penting!
7.     Bawa oleh-oleh dari rumah untuk teman-teman yang dijumpai saat di lokasi lomba, juga oleh-oleh dari lomba untuk teman-teman serta orang-orang yang mendukung selama persiapan lomba.
8.      Ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah membantu, mendukung, dan mendoakan kita, apapun hasil lombanya.
9.       You have been this far. Take a deep breath! Cheers!

Dokumentasi: (aku share untuk kebutuhan memoriku sendiri, no offense guys)

https://mkkskotasolo.wordpress.com/2013/09/19/hasil-lks-2013-kelompok-pertanian-perikanan-dan-kelautan/





Keterangan foto tidak tersedia.

Comments

  1. Kak, kalau aku mau tanya-tanya tentang beasiswa XLFL bisa atau nggak ya lewat email?

    ReplyDelete
  2. Numpang promo ya Admin^^
    ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionpk.biz ^_$
    add Whatshapp : +85515373217 || ditunggu ya^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Keterima GT/MT Sinarmas Forestry

Keterima Seleksi Sinarmas Forestry  How’s your post-college life? Seems suck, isn’t it? Be calm, thing takes time.  Penting banget buat menentukan (prioritas) tujuan akan kemana kita setelah lulus, bahkan sebaiknya dipikirkan sebelum lulus itu sendiri. Tujuan jangka pendek, menengah, pun panjang. Disusun detil lebih baik, tapi kalau berat ya yang kasar dulu aja. Paling tidak sedikit mengurai keruwetan atas pikiran kita sendiri.  Buatt aku, bergabung dengan Sinarmas Forestry menjadi baby step untuk tujuan jangka menengah. Jadilah aku daftar. So, tentukan tujuan dulu ya sebelum mendaftar! 1. Daftar di Platform Jobseeker  Waktu itu aku daftar sebagai Graduate Trainee/GT (semacam MT) melalui jobstreet.  Sebelum apply:  a. Cek kelengkapan profil, posisi terakhir/pengalaman usahakan relate dengan sinarmas forestry. Bisa Bahasa Indonesia atau Inggris, yang penting konsisten dan bisa dipertanggungjawabkan.  b. Baca requirement dan job description, kalo ga coco...

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi

Lupa Nambahin Air Pas Masak Nasi Disclaimer: personal and random thoughts dan ga penting ehehe Hah? Kok bisa? Aneh banget. Orang mah lupa nyetekin cooking di rice cooker. Kebangetannnn!!! Begitulah komentar teman-temanku saat mengetahui tindakanku. Dipikir-pikir, bisa-bisanya lupa nambahin air? Trus mau masak apa? Nasi tu ya beras plus air! Mau manasin beras? Jemur aja! Ini masak buat burung apa gimana? Terbayang kekesalan teman(-teman)ku pada laper banget, terus mempercayakan soal nasi padaku, trus ternyata ga jadi nasi. Wkwkwk beribu maaf 🙇🏻 Hingga pada suatu sepertiga malam, aku mau sahur. Agenda sahur itu terdiri dari baca doa bangun tidur, masak nasi, sholat, masak lauk, makan minum, sikat gigi, dan sholat. First thing first, menanaklah nasi. Blablabla prosesi memasak nasi dimulai, dan berakhir pada bunyi klik di rice cooker. Ahh selesai, bisa ditinggal kegiatan lain. Kupercayakan nasiku pada rice cooker.  Aku sholat dengan tenang. Selesai sholat, kubayangkan mau masak lauk....

Mongkog Atine Nalika Riyaya

Sebagai orang kampung yang bekerja di Ibukota, saya tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia ketika masyarakat akhirnya diizinkan untuk mudik dengan cuti yang cukup panjang. Dua tahun kemarin menjadi tahun tersedih karena tidak bertemu dengan keluarga di kampung halaman, dan lebaran tahun ini sepertinya menjadi ajang balas dendam setelah dua tahun absen. Orang-orang keranjingan pulang kampung demi melakukan banyak hal di kampung. Saking semangatnya mudik, saya sudah menanyakan tiket kepada teman saya yang bekerja di agen perjalanan jauh-jauh hari sebelum Ramadhan, bolak-balik membeli beberapa barang di Pasar Tanah Abang, dan tentu saja mengumumkan kepulangan saya kepada Ibu, Bapak, Mas, Mba, adik-adik, keponakan-keponakan, dan Simbah saya. Maaf, saya norak banget, karena sesenang itu bisa mudik, huhuhu. Sebagai bekal, sebagaimana lebaran pada umumnya, lini masa sosial media saya dipenuhi beragam daftar hal-hal yang perlu disiapkan sebelum berlebaran di kampung. Tidak lupa perta...